Dogmatika, Tugas ke-4

Nama               : Dian Purmawati Waruwu

Semester          : III

Mata Kuliah    : Dogmatika II

Tugas               : ke-4

The Image of God

Manusia = Gambar dan rupa Allah

Jiwa manusia didalamnya ada; pikiran, perasaan, dan nafsu. Nous, Logos, dan Pneuma. Ketiganya ini adalah satu kesatuan dalam roh. Nous punya roh (Ef 4:23). Jadi dalam diri manusia ada Nous dan Pneuma.

  Manusia memiliki dua komponen yaitu;

  1.  tubuh yang berasal dari debu tanah dan jiwa yang adalah nafas ilahi. Menusia memiliki hidung, lalu Allah mengehmbuskan nafasnya lalu manusia disebut manusia yang hidup atau makhluk hidup.
  2.  Jiwa manusia berasal dari Roh-Nya Allah sehingga jiwa manusia adalah kekal. 1 kor. 15:44 Tubuh spiritual adalah tubuh dari debu tanah dan jiwa spiritual adalah jiwa yang berasal dari Allah. yang menghidupkan tubuh adalah jiwa dan memang jiwa manusia ditakdirkan kekal karena berasal dari nafas Allah. kata Roh digunakan untuk jiwa, bukan elemen yang ditambahkan tetapi hanya untuk menentukan jiwa. Jiwa manusia berasal dari Allah. Zakharia 12:1b; Pengkhotbah 12:7 kata spirit disini yaitu jiwa. Roh dan jiwa adalah satu kesatuan yang berasal dari ilahi.

Gereja mengajarkan bahwa manusia itu terdiri dari; tubuh, jiwa atau roh. Pengkhotbah 12:7; 2 Kor 4:16 di sini Paulus menyatakan bahwa manusia itu terdiri dari tubuh jasmani (lahiriah) dan jiwa/roh (batiniah). Tetapi roh/jiwa disini adalah satu kesatuan sama-sama berasal dari nafas Ilahi. Binatang tidak punya roh, yang mengerakkan tubuhnya adalah jiwanya. Pada saat ia mati jiwanya juga ikut mati sehingga ia tidak bisa kembali kepada Allah. Inilah perbedaan manusia dengan binatang.  Apa yang membedakan jiwa dan Roh?  Binatang juga memiliki jiwa sama seperti manusia. Jiwanya yang menggerakkan tubuhnya tetapi binatang tidak memiliki Roh.

Binatang tidak memiliki Roh sedangkan Manusia memiliki Roh walaupun manusia mati tetapi bangkit lagi. Itulah berbedanya binatang dengan manusia sebab manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

Didalam jiwa manusia ada= ; pikiran, perasaan, dan nafsu. Nous, Logos, dan Pneuma. Ketiganya ini adalah satu kesatuan dalam roh. Nous punya roh (Ef 4:23). Jadi dalam diri manusia ada Nous dan Pneuma.

Antropologi menurut Palamas;

Tubuh manusia terdiri dari debu dan tanah tetapi juga dari elemen Ilahi (nafas Allah). binatang kalau tubuhnya mati jiwanya juga mati. Kej 1:2 jiwa dari binatang sebetulnya hanya energi Roh Kudus. Berbeda dengan jiwa manusia langsung dari nafas Ilahi. Maka jiwa manusia tidak bisa mati (kekal). Nous, logos, dan pneuma. Disinilah letak gambar dan rupa Allah itu. Tetapi ketiganya cuman satu dalam kesatuan. Hati adalah semacam wadah dimana jiwa itu berada.  bahwa jiwa manusia dengan binatang berbeda, jika tubuh mereka maka jiwa mereka mati. Jiwa binatang hanya energi bukan esensi berbeda dengan manusia. Manusia memiliki dua-duanya energi dan esensi. Jiwa binatang akan mati mengikuti tubuhnya. Berbeda dengan jiwa manusia (Kej. 1:2).

Kenapa dengan Soul, Pneuma dan Nous? Sesuai dengan gambar dan rupa Allah. jiwa hanya satu. Nous, Logos dan Penuma bukan esensi. Roma 7:21-22 hukum Allah/ hukum akal budi ada di dalam batin dan hukum dosa ada di dalam tubuh. Markus 7:21 di dalam hati  ada hukum Allah selain itu ada pikiran-pikiran jahat (logismoi). Sehingga jika manusia berbuat dosa maka pasti setelahnya ia merasa bersalah karena di dalamnya ada hukum Allah.

   Di dalam hati timbul pikiran-pikiran jahat maka setiap kita harus membersihkan Nous dengan bersinegy dengan Kristus dan harus menyalibkan logismoi dan menerangi batin hati kita sehingga tidak timbul pemikiran jahat kita. Hukum akal budi adalah pengendali atas hukum dosa dan hukum Allah. Nous yang selalu terhubung dengan Allah berarti hidup yang selalu dipimpin oleh Roh Kudus yang mengalirkan energi ilahi untuk memberi pertumbuhan pada batin sehingga perangkat batin memiliki pikiran Kristus. Dan anggota tubuh melakukan perbuatan Kristus.

Yang bisa membuat kita bertobat adalah karya Roh Kudus bisa melalui doa atau baca kitab suci. Tetapi ini tidak bisa dijelaskan secara saintstifik tetapi sesuatu yang misteri. Bagaimana supaya disentuh Roh Kudus yaitu, dengan cara pertobatan dan air mata. Itulah pertobatan yang adalah hasil dari sinergi kita dengan Roh Kudus. Roh Kudus inilah yang akan memperbarui roh dan nous kita.

Leave a comment