Kidung 1:15
Origen menejermahkan “Behold, thou art fair, My neighbour; behold, thou art dair. Thine eyes are doves. Artinya lihatlah kamu cantik tentanggaku, matamu seperti merpati. Dimana Bapak gereja menerjemahkan setuaginta (terjemahan bahasa Ibrani ke bahasa Yunani). Ibrani menejermahkan “Lihatlah engkau cantik tetanggaku matamu seperti burung merpati” dan LAI menerjemahkan ikut Ibrani maka dia menejermahkan lihatlah engkau cantik matamu bagaikan burung merpati sedangkan Origen menerjemahkan Origen menejermahkan “Behold, thou art fair, My neighbour; behold, thou art dair. Thine eyes are doves. Ibrani memakai kata kekasihku sedang setuangita memakai kata tetanggaku artinya orang terdekat.
Sytactic content
1. Kamu cantik tetanggaku
2. sunggu engkau cantik
3. Matamu seperti burung merpati
Dalam tiga poin ini, apa spiritual meaningnya? Di ayat sebelumnya membahas mempelai laki-laki dan perempuan dan di ayat 15 ini dimana mempelai laki-laki menyatakan bahwa mempelai perempuan sangat cantik. Engkau cantik menuju pada gereja dan ditekankan lagi bahwa engkau cantik, ini menjelaskan bahwa mempelai perempuan cantik diantara semua wanita. Kenapa disebut paling cantik dan Origen menjelaskan bahwa karena yang paling dekat dengan mempelai laki-laki makanya disebut tetanggaku artinya orang terdekat denganku, ini adalah pujian dari mempelai laki-laki kepada mempelai perempauan bahwa dia tidak hanya cantik tetapi dekat kepada mempelai laki-laki itu. Dikatakan cantik karena dekat dengan mempelai laki-laki, lalu berikutnya dikatakan matamu seperti burung merpati dan ada kata menarik yaitu mata lalu ada kata burung-burung merpati maksudnya tentu kita harus lihat bahwa tidak hanya artinya secara literal saja tetapi harus naik ke level dua dan melihat spiritualnya sebab mata dan burung merpati mempunyai spiritual meaning.Nisa menjelaskan bahwa mempeleai perempuan itu hitam dan jelek artinya manusia setelah jatuh kedalam dosa menjadi jelek, sebab dosa membuat dia itu hitam dan gelap. Tetapi menjadi cantik lagi karena dekat dengan mempelai laki-laki itu, jadi cantik itu suatu pembaharuan secara spiritual dimana dulu roh manusia itu mati tetapi sekarang menjadi cantik dan menuju pada roh menjadi hidup lagi artinya putus dengan Allah tetapi sekarang terhubung dengan Allah.
Kata cantik itu lebih menuju kepada spiritual yang cantik dan cantik itu bukan soal fisik tetapi roh yang kembali terhubung dengan Allah. Dia cantik karena dekat dengan terang Kristus dan kita semakin lama akan semakin cantik jika kita dekat dengan Kristus. Jika kita membaca buku philokalia Yesus itu beautiful, you have already become beautiful by coming close to my light, making a participation in the beautiful your own by this drawing near. Behold, he says, you are beautiful, my close one. Jika kita dekat dengan Kristus maka kita semakin cantik dan jika kita jauh dari Krsitus maka kita mirip dengan Iblis. Jadi marilah kita dekat dengan Kristus untuk semakin beautiful seperti Kristus dan meniru kecantikan Kristus
Seperti seorang anak perempuan yang selalu meniru ibunya dandan, mungkin waktu ibunya bangun jelek setelah dia mandi dandan ibunya kelihatan cantik sehingga anak tersebut ikut dandan. Begitu pula dengan kehidupan kita akan akan meniru ke sucian Kristus, memurnikan jiwa dan bercirmin sehingga kita tahu diri kita yang sebenarnya. Origen mengatakan Behold, you are beautiful. Bedanya hamba dengan sahabat hamba selalu ada jarak tertentu sahabat tidak ada jarak, sahabat bisa tukar pikiran perasaan curhat saling mendoakan saling mengasihi. Menjadi sahabat Kristus membuat pribadi kita berubah menjadi cantik. Cantik itu salah satunya adalah mata dimana mata seperti burung merpati. Mata di bandingkan dengan burung merpati artinya mata menuju kepada pengertian secara spritual adalah Nous yang cantik dimana nous adalah Kristus. Tuhan Kristus adalah cermin dimana kita dapat melihan gambar diri kita yang cantik. Mata yang cantik berarti nousnya mengerti mengenai firman Tuhan. Bersahabat itu bukan hanya luarnya saja yang tahu tetapi luar dalam kita tahu. Beda dengan teman dimana teman cuma mengenal sebatas. Mempunyai Roh yang cantik mesti mata itu cantik seperti burung merpati untuk menangkap dan mengerti firman Tuhan.
Burung merpati menujukan kepada Roh Kudus. Mata seorang murid yang benar-benar menangkap untuk mengerti oranng yang benar-benar cantik. Rom 8:13-14, kalau kamu mempunyai mata seperti burung merpati bisa menagkap the spirtual minim menagkap apa yang di katakan oleh Roh Kudus. Jiwa itu terbebas dari jiwa badani pada akhirnya jiwa kita mempunya spiritual yang benar-benar cantik dan indah. Maka ia menjadi layak dan cocok menjadi mempelai laki-laki atau perempuan yang benar-benar cantik. Gal 5:25, hidup dalam Roh, di tuntun oleh Roh. Kalau matamu baik terang seluruh tubuhmu kalau matamu tidak baik maka gelap seluruh tubuhmu. Kita lihat (1 kor 12:3) Roh kudus menuntun kita untuk semakin dekat dengan Kristus.
Kata origen Mata yang seperti burung merpati adalah permurnian manusia. Manusia semakin di perbaharui oleh Roh Kudus supaya menjadi dekat sehingga menjasi serupa segambar dengan Kristus. Cantik meneladani bukan hanya meneladani tetapi harus benar-benar sempurna. Merpati menujukan Anak Allah dan Roh Kudus. Kesimpulannya adalah Kamu cantik karena dekat dengan Kristus lalu matamu seperti burung-burung merpati. Kita sebenarnya cantik tetapi karena dosa maka berubah menjadi jelek. Jiwa dan Roh kita memanifestasikan yang cantik itu bersifat ilahi. Cantik bukan hanya berbicara tentang fisik tetapi kecantikan natur kita yang di perbaharui menjadi seperti Kristus maka ada penolong dan Holy spirit.
Lihat engkau memang cantik. Tempat tidur kita sungguh sejuk, indah, bersih, dan mewah. Engakau tampan kekasihku menujukkan kepada mempelai laki-laki. Mempelai semakin cantik karena matanya seperti burung merpati. Kita bisa melihat kecantikan Kristus jika mata kita di perbaharui (Efesus 4:23) Kapan kita bisa melihat kecantikan mempelai laki-laki? Pada saat mata kita sudah di perbaharui. Tanpa mata kita di perbaharui oleh Roh Kudus maka kita tidak akan bisa mengerti, melihat kecantikan mempelai laki-laki. Paulus mengatakan kalau orang yang tidak mempunyai mata seperti burung merpati yang tidak melihat salib itu adalah salah satu kebodohan tetapi kita yang di perbaharui mengerti tentang salib itu. Tempat tidur yang indah itu berbagi dengan mempelai laki-laki. Maksud sofa atau tempat tidur itu menujukan tubuh dari jiwa itu. Mata menujukan Roh-Nya, untuk melihat mempelai laki-laki itu adalah dengan mata burung merpati. Tempat tidur kita berbagi dengan mempelai laki-laki tempat tidur adalah tubuh artinya secara spiritual kita, ingat gereja adalah tubuh-Nya Kristus. Tempat tidur menujukkan dengan tubuh atau gereja, berarti satu tempat tidur satu tubuh, satu gereja dimana Kristus adalah kepala gereja dan kita adalah anggota-anggotanya. Tempat tidur harus bersih, indah, nyaman.
Tempat tidur adalah tubuh, maksud dari tubuh yaitu gereja berarti ada Kristus sebagai kepala dan gereja sebagai tubuh, kita bagian dari tubuh itu (bagian dari gereja). Origen ini mengatakan tempat tidur kita adalah tubuh kita atau fisik kita maksudnya tubuh kita ini adalah bagian dari bait Allah karena berbagi maka tubuh ini bukan hanya miliki kita sendiri melainkan bagian dari Kristus. Konsep keselamatan adalah share dimana Kristus berbagi kepada kita dan kita menerima keilahian-Nya kedalam diri kita.
Dia menyodot dari kemanusiaan dari maria dan kita menyodot kemanusiaan Kristus, jadi kita saling berbagi kemanusiaan dan termasuk tempat tidur kita. Kita baca yang ditulis oleh rasul Paulus (1 Korintus 3:16), seperti yang dialami oleh rasul Paulus yang telah melihat kecantikan Firman Allah itu misalnya (2 Korintus 4:16) ini orang yang melihat kecantikan Kristus. Seperti tubuh paulus binasa tetapi manusia batianiah dipembaharui, itulah share tempat tidur. Artinya kita berbagi kepada Kristus dan apa yang kita lakukan kita berbagi kepada Kristus dan apa yang kita daaptkan, jadi tubuh lahiriah semakin binasa, memang manusia lariah semakin merosot. Tubuh jasmani-Nya dianiaya di bunuh disiksa. Paulus mengatakan penderitaan bersama Kristus imbalan yang kita peroleh, ketika menderita bersama Kristus. Orang yang cinta kepada Yesus rela membagi tubuhnya bersama Kristus, ini yang di sebut dengan tempat tidur kita berbagi dengan Kristus. Kalau berbagi dengan Kritus itu adalah gereja. Berbagi natur yang dimana ada natur ilahi dan natur manusia.
Kristus membagi keilahian-Nya dan mengambil tubuh manusia ini maka tubuh kita yang harusnya binasa sekarang berbagi dengan Kristus. Tempat tidur itu adalah kemanusiaan kita itu bisa mengambil bagian dengan ilahi (2 Kor 11:2). Jika akhirnya kita bisa menyatu dengan Kristus dimana dua tubuh menjadi satu, itulah yang rasul Petrus katakan kita mengambil bagian dari kodrat ilahi (theosis) yaitu membagi tempat tidur. Apa yang kita pelajari, kita di ciptakan dengan mempunyai tubuh, jiwa dan Roh. Kita adalah mempelai-Nya Kristus yang cantik lalu kita mempunyai mata seperti burung merpati yang melihat kecantikan Kristus disitu kita bisa berbagi tempat tidur dengan Kristus. Hidup kita baik Roh dan Tubuh kita itu sekarang berbagi dengan Dia. Kristus membagi keilahian-Nya dan kita berbagi kemanusiaan-Nya. Allah menjadi manusia supaya manusia serupa dan segambar seperti Kristus. Kasih itu menjadi cantik, cantik artinya kasih karena kasih yang bisa membuat segala sesuatu itu cantik. Berbagi itu sesuatu yang indah.
Aplikasi
Jadi mata kita perlu diperbaharui menjadi cantik, supaya melihat Kristus yang cantik dan juga tubuh kita juga dipembaharui supaya cantik. Dimana tubuh kita anggota tuhuh Kristus sebab Kristus kepala gereja dan kita anggota-Nya. jadi tubuh kita itu harus lebih cantik, jiwa berbagi dengan tempat tidurnya begitu juga jiwa dan tubuh berbagi kepada Kristus. Jadi jiwa dan tubuh kita terus dipembaharui didalam Kristus sehinga kita semakin lama semakin cantik dengan dekat kepada Kristus.
Personal Mata dan tubuh saya perlu dibaharui didalam Kristus dengan dekat dengan melalui perbuatan, Jesus Prayer dan menyalibkan segala kedagingan dengan dekat kepada Kristus dan meniru kecantik Kristus sehingga saya secara pribadi mencerminkan dan memancarkan kecantikan Kristus.







