
Kidung Agung 1:17; 2:1-3
Ada kalimat balok dari rumah kita adalah terbuat dari kayu aras, lalu papan dari dinding terbuat dari kayu ero. Ada dua content utama yaitu;
1. Balok rumah kita terbuat dari kayu aras
2, Dinding rumah kita terbuat dari kayu ero
Rumah artinya menuju pada gereja, kalau kita lihat diayat 16 ada tempat tidur. Jadi rumah itu adalah gereja dan tempat kediaman Kristus dan jemaat. Kayu itu yang sangat kuat. Gereja bersifat kekal dan kuat, jika kita lihat di PL dimana kayu berguna untuk membangun rumah misalnya bait Allah. Origen mengatakan ini adalah spiritual house and the house of God. Gereja adalah tiang dan dasar kebenaran dan tiang rumah (kayu aras) adalah tiang dari kebenaran, kita lihat (1 Tim 3;15) yaitu penopang dan itulah rumah Allah, berarti mempunyai tiang-tiang dari kebenaran yang kuat.
Kita mempunyai fondasi yaitu fondasi Kristus, begitu pula dalam kehidupan kita dengan berasal dari tiang kebenaran. Origen gereja itu rumah dari Anak Allah sebab Kristus adalah Anak Allah. Rumah menjadi mempelai perempuan dan laki (jiwa dan tubuh kita) dan didalam rumah itu ada balok-balok yang terbuat dari kayu aras yang tak mudah hancur. Kita harus mengerti kayu aras Allayh yang melindungi gereja Allah,. Origen menafsirkan arti dinding menuju kepada umat yang melakukan kebenaran. Iman adalah balok maka kita orang percaya adalah dinding yang turun dari kayu ero yang wangi artinya kita adalah orang percaya yang memancarkan kebenaran Kristus sehingga orang lain menciumnya. Nisa mengatakan kita manusia sekarang menyatu dalam Kristus, (2 Kor 11:20 menjadi penganti Kristus, (Ef 5:32) seperti suami dan istri begitupula kita kepada Kristus dimaan ada dua daging menjadi satu. Jadi tempat adalah suatu misteri yang berbagi kepada Kristus. Tetapi Allah bukan hanya mempelai laki-laki saja tetapi Dia tinggal didalam Kita, membangun rumah-Nya dalam diri kita dengan bahan kayu aras dan ero.
Dalam membangun rumah tentu ada penderitaan (Mat 7:25), kuat dalam segala macam cobaan. kayu ero menujukan rumah itu cantik bukan hanya kuat tetapi cantik artinya rumah yang berbau harum dan memancarkan keharuman. Kita yang ada didalm rumah itu yaitu jiwa,tubuh kita yang memancarkan keharuman Kristus dengan kita melakukan kebajikan.
Kidung agung 1:2
Aku adalah bunga mawar dari saron, bunga bakung dilembah-lembah. Ada dua hal mempelai laki-laki bahwa mempeai laki2 adalah bunga mawar dari saron bunga bakung dilembah-lembah. Bunga itu sesuatu bunga yang idanh tetapi cepat layu, ini menujukan kepada inkarnasi Kristus tetapi Dia bukan bunga mawar yang mewah melainkan miskin dan tempat kerendahan hati yang benar-benar menjadi hamba. Origen mengatakan mempelai laki-laki adalah teman dari mempelai perempuan yang memuji Dia dengan bunga tetapi bukan dari bunga yang mewah melainkan bunga miskin.
Lembah menuju tempat yang tidak bisa ditanam, kata lembah artinya menujukan kepada orang-orang yang sudah ditanam yang sduah oleh para nabi, menerima nubuat dan hukum taurat dan Kristus datang sebagai bunga mawar kepada orang yahudi. Kristus datang sebagai bunga mawar skpd orang yahudi sedangkan non yahudi bunga lembah-lemabh. Kita lihat dari (Matius 6:28) bunga bakung diladang kalau dikidungAgung bunga bakung dilembah-lembah artinya mempelai laki menjadi bunga bakung dilemabh , bahwa bapa disorga memakai DIA dengan jubah daging dengan lebih dari salomo, kita baca (Matius 6:28-29), salomo tidak memakai pakaian yang seindah dari Dia. Kristus yang menjadi bunga mawar dari saron, bunga bakung dilembah-lembah, Dia memakai daging dan Dia sudah memberian kedagingan sehingga. Bunga bakung dilembah-lembah artinya untuk memberikan pakaiannya kepada kita untuk kita pakai.
Ayat 2
kita adalah bunga bakung dilembah-lembah dan berpakain sama kepada Kristus tetai bunga bakung ada ditengah duri. Artinya waktu kita meneladi Kristus kita selalu di tengah duri yang menjadi seperti hal yang menyakiti atau menderita. Origen mengatakan itu adalah seperti semacam membahayakan bunga mawar, kekasih manisku yang ada ditengah duri. Maksudnya waktu kita meneladi KRISTUS kita ditengah duri dan juga diantara gadis-gadis, origen mengatakan jiwa-jiwa yang tidak percaya atau mengajarkan ajaran palsu, gereja ada ditengah dunia yang tidak percaya. Nisa menjelaskan aku adalah didataran-dataran lalu bunga dilembah-lembah artinya Dia datang, berinkarnasi dan memancarkan keharuman dan keharuman itu juga untuk orang-orang non-Yahidu. Bunga bakung yang ada dilembah-lembah yang menyerupai Dia dan harus mempunyai jiwa yang rindu mencari kristus. Bunga bakung yang ada ditengah duri dan ditengah perempuan, itu menujukkan ada tekanan tetapi harus meneladni Kristus (Mat 12:50 ) my belove yang ada ditengah perempuan. Ayat 1 menjelaskan mempelai laki-laki dia adalah bunga dari dataran Kristus datang berinkarani untuk bangsa percaya maupun non percaya. dan Kristus memberikan pakain-nya untuk serupa dengannya tetapi kita ada di tengah-tengah non percaya. Origen menafsirkan mempelai laki2 itu menuju pada inkarnasi dan dia berikan tubuhnya tetapi ada ditengah duri-duri. Mempelai peremuan menceritakan bahwa dia memuliakan mempelai laki2. Kata pohon apel satu simbol (Zakharia 2:12) mengabarkan pohon apel itu kristus yang dikasihi, dia menjadi the belove one glory.
Kekasihiku antara mempelai laki-laki tetapi ada satu yang terkasih yaitu Kristus. Ada sebuah pohon yang menghasilan buah yang manis berbeda denga pohon yang ada dihutan. Diayat 3 “ dibawah naugannya aku ingin duduk dan menantikan buah yang membuat tubuhkan kita bergizi dan bertumbuh. Dan buah itu harus masuk kedalam jiwa kita sebab Roh membutuhkan makana yang bergizi dengan buah yang manis. Dan kita datang dibawah kaki Yesus untuk mendengarkan Dia dengan membuka hati kita. secara fisik kita tidak bisa datang kepada Dia sebab Dia sudah naik kesorga tetapi kita bisa membuka hati untuk ketemu dengan Dia (Doa batin).
Spiritual meaning hati adalah istina Kristus dan tempat tinggal kristus dan hati itu juga sesautu yag penuh misteri tetnag segaala keberadaan diri kita seperri bunga bakung di lemab-lembah dan juga ada tengah duri-duri artnya hati kita mungkin ada rasa sakit dan lain sebagainya. Hati berbicara tentang satu peperangan yang tak keligatan dan dari dalam hari timbul pikirn. Apa yang ada dilam hati ada duri-duri dan ada juga istinan Kristus seperti yang rasul Paulus mengatakan ada hukum daging dan ada hukuman penghakiman, dari dalam hati mulai ada peperangan. Oleh sebab itu dalam peperangan kita bisa menang dan kalah.
Aplikasi
Dinding dari rumah kita adalah kayu aras yang menujukan tiang penopang yang kuat dari kebenaran. Interiol gereja kayu yang berbau harum yang memacarkan aroma Kristus, dan kokoh didalam Kristus. Dalam kehidupan kita perlu hidup dengan Kristus, memberikan akan makanan rohani bukan hanya makanan jasmani saja. Seperti yang dijelaskan dalam Kidung ada bahwa ada buh yang memberikan gizi dan buah itu harus masuk kedalam jiwa kita sebab Roh membutuhkan makana yang bergizi dengan buah yang manis. Dan membukan hati untuk ketemu dengan Dia (Doa batin), berjaga-jaga, menjaga Nous dan juga berpuasa sehingga nama Tuhan yang selalu ditinggikan.
Personal
Bagaiaman kita menjaga hati dengan doa, jaga-jaga dan berpuasa. Dengan pemikiran yang terbatas “ Tuhan itu pasti menyelamatkan saya, kenapa Dia menciptkan saya jika Dia tidak menyelamatkan diri saya”. Sehingga apapun yang saya lakukan hal baik maupun dan jahat, tidak ada efeknya bagi jiwa dan tubuh saya. Ternyata dalam Kitab Kidung Agung ini memberikan pemahaman bagi diri saya bahwa ada hukum daging dan hukuman penghakiman. Jadi yang saya kerjakan adalah tentang keselamaran, hidup berkenan kepada Kristus, menjaga hati, Nous sehingga menginjinkan Kristus memiliki tempat kediaman dalam jiwa dan Roh terutama dalam hati.