
Nama : Dian Purmawati Waruwu
Semester : V
Mata Kuliah : Orthodoxy dan Heterodoxy
Dosen : Hendi Wijaya
Tugas : ke-1
Doktrin Matter
Belajar tentang hal-hal diluar dogmatik itu, dan kita belajar internal kita atau doktrin kita dan juga kita belajar Heresi atau hal-hal yang diajarkan tetapi tidak sejalan dengan dokrin yang kta pelajari. Kita belajar kalangan kita dan juga kita belajar secara eksternal, artinya diluar kekristenan. Kalau didalam kristen itu yaitu doktrin yang menyimpan orthodoksi. Berarti internal, lalu tentang agama-agama tentu diluar kekristenan, itu juga doktrin tetapi yang dilaur kekristenan. Didalam Kristenan, kita belajar dari orthodoks, katollik dan kemudian reformasi protestan dan lain-lainnya. Itu semua berbicara dengan dokrin tetapi ada dokrin yang percaya dengan kebenaran dan ada juga di luar keprcayaan itu.
Ketika Allah menciptakan manusa, itu sebagai gambar dan rupa Allah dan akhirnya menjadi manusia yaitu adam dan hawa. Lalu gambar dan rupa Allah berinkarnasi menjadi manusia dan diberi nama Yesus Kristus. Pola kita dimana manusia diciptakan sekarang telah menjadi manusia dan akhirnya manusia menjadi manusia yang sempurna. Berarti manusia yang kudus tanpa dosa dan kita nantinya menjadi manusia yang kudus tanpa lagi berdosa. Tetapi namanya manusia ada gambar Allah didalamnya,berarti semacam ada benih atau gambaran tentang dirinya yang sempurna. Dan dirinya seperti kayak mana? Manusia pada umumnya karena Dia adalah gambar dan rupa Allah dan setiap manusia punya gambar dan rupa Allah akan dirinya. Manusia selalu mencari keselamatannya, makanya banyak doktrin yang muncul baik didalam Kristen maupun diluar Kristen. Dan kalau kita bertanya sama orang baptis apa artinya keselamatan dan apa artinya menjadi manusia yang diselamatkan? Misalnya keselamatan itu masuk sorga. Dan kalau kita tanya kepada orang Orthodoks mereka mengatakan harus mengalami theosis sehingga akhirnya segambar dan serupa dengan Kristus. Setiap kita tanya kepada orang tentang keselamatan pasti jawabanya berbeda-beda karena kita masih gambar dan rupa Allah, yang masih samar-samar dan yang masih bertumbuh mencari kesempurnaan akan Kristus. Seperti Adam diciptkan tidak langsung menjadi manusia ilahi, mesti dia menemukan dari gambar menjadi rupa. Artinya masih samar-samar atau masih belum dewasa dan butuh proses untuk sempurna.
Dalam keselamatan banyak orang mengajarkan tentang doktrin, aliran kepercayaan, filsafat. Jadi semua manusia itu mencari siapa gambar dan rupa Allah, siapa saya sesungguhnya? Sebab kita diciptakan berdasarkan gambar dan rupa Allah. Tetapi sekarang gambar dan rupa Allah yang menjadi pola ciptaan kita, telah menjadi manusia lalu mengajar doktrin, siapa dirinya, siapa Allah, bagaimana keselamatan itu bisa terjadi. Kristus mengajarkan diktrin dan manusia juga mengajarkan doktrin untuk mencari tahu siapa dirinya Kristus, siapa saya, bagaimana saya bisa selamat. Ada yang mengatakan hidup itu berkali-kali dan ada juga yang mengatakan hidup itu Cuma sekali, pada intinya manusia itu selalu mencari siapa gambar dan rupa yang telah berinkarnasi menjadi manusia yaitu Yesus Kristus dan Yesus Kristus telah mengajarkan doktrin dan ajaran yang benar yang ada dalam gereja. Jadi apa yang dicari oleh manusia selama ini turun dari sorga dan lalu mengajarkan doktrin sehingga kita lebih percaya yang mana? Apakah yang diajarkan manusia atau yang diajarkan Tuhan yang turun menjadi manusia. Di dunia ini banyak yang muncul tentang ajaran agama-agama dan bahkan didalam kekristenpun banyak yang muncul ajaran, aliran-aliran.
Ada wahyu umum dan khsusu. Wahyu umum itu adalah usaha manusia untuk mencari tahu siapa dirinya dan kebenaran dan kebenaran itu sudah turun menjadi manusia dan memberitahukan kepada manusia keselamatan dan wahyu khusus adalah Allah sendiri. Bagaimana kita bisa menempatkan diri kita ditengah-tengah berbagai macam ajaran agama. Dalam hidup ini manusia sering mendengar tentang kebenaran, seperti dokter kepada pasiennya yakni terlebih dahulu tahu apa obat yang cocok dan tepat kepada pasien. Dalam kehidupan kita sehari-hari kata kebenaran itu penting tetapi ketika berkaitan dengan agama dan spiritualitas. Apakah keselamatan relatif atau tidak dan kenapa manusia perlu belajar doktrin?. Yohanes 4:1-3; 1 Yoh. 5:1; 1 Yoh 2. Mengapa doktrin itu penting? Sebab doktrin kita adalah bukan seperti teori konsep tetapi gambar dan rupa Allah sendiri jadi manusia atau menjadi pribadi, ketika manusia berbicara tentang doktrin berarti manusia sedang berbicara tentang kebenaran dan bukan hanya sekedar teologi atau ilmu pengetahuan tentang Allah. Akan tetapi yang manusia sedang cari-cari yaitu dengan berbagai teori konsep ternaya sudah menjadi manusia dan berarti doktrin itu adalah kebenaran dan kebenaran itu yang sifatnya pribadi. Sebab yang dicari-cari itu sudah jadi manusia, manusia itulah Yesus Kristus yang disebut sebagai doktrin.
Yohanes 14:6, berarti bahwa Kristus itu adalah kebenaran dan kebenaran itu adalah Yesus Kristus. Sebab kebenaran dan Yesus Kristus adalah sama, seperti yang di katakan di (Yohanes 14:6: “Akulah jalan kebenaran dan hidup), berarti jalan kebenaran yang kita cari dan doktrin yaitu Pribadi, bukan barang, ide, gagasan, teori, bukan konsep, filsafat tetapi yaitu pribadi Yesus Kristus, karena Dia gambar dan rupa Allah yang dicari-cari manusia telah berinkarnasi menjadi manusia lalu Dia mengajarkan kepada gereja dan gereja itu mewarisi doktrin atau Kristus kepada kita. mengapa penting kita mempelajari tentang Kristus? Kitab Sci mengatakan “Barangsiapa salah memahami tentang Yesus Kristus maka dia tidak berasal Allah”. Termasuk didalam gereja itu sendiri salah memahami Kristus, ada yang memahami Kristus itu bukan datang sebagai manusia, ada juga yang mengatakan Kristus itu hanya Allah bukan manusia atau hanya manusia bukan Allah (Bacalah Yohanes 4 dan 5). Salah memahani tentang Kristus, menurut Rasul Yohanes kita tidak berasal dari Allah (1 Yoh. 4:1 da ayat 15) ini adalah menjelaskan siapa Yesus Kristus, waktu Yesus menjelaskan siapa diri-Nya banyak orang yang salah karena banyak nabi-nabi palsu yang mengajarkan Yesus yang lain. 1 Yoh. 4:1 berarti ada yang tidak berasal dari Allah sebab banyak nabi-nabi yang muncul dan pergi keseluruh dunia. Kalau kita salah memahami makan kita bukan berasal dari Allah, artinya kita tidak diselamatkan dan kita binasa karena tidak berasal dari Allah, itu artinya doktrin itu sangat penting dan kahirnya mengenal Kristus yang sejati dan kalau di luar itu bukan berasal dari Allah tadi dan bahkan ada nabi-nabi palus dan antikristus yang datang, kalau kita baca dari Kitab (1 Yohanes 2:22) ada nabi-nabi palsu yang mengerjakan bahwa Yesus itu bukan mesias, bukan Anak Allah, manusia dan bukan Kristus. Ini sangat jelas bahwa kita harus tahu kebenaran, pribadi, doktrin yang sengguhnya atau yang orthodoxy. Dan apa arti orthodoxy yaitu ajaran yang lurus dan lawannya yaitu nabi-nabi palsu tadi yang heterodoxy yang artinya yang lain.
Ada yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Kristus dan percaya Yesuspun tidak cukup tetapi kita harus mengenal yang orthodoksi atau ajaran yang lurus dan Yesus bagaimana yaitu Yesus adalah mesias, Yesus adalah Anak Allah, Yesus yang datang sebagai manusia dan kita harus tahu semua doktrin, dibalik Kristenan muncul ajaran-ajaran yang heterodoxi. Salah memahami doktrin maka tidak ada keselamatan (Yohanes 17:3), ini masalah kebenaran dan kita tidak bisa mengatakan ini relatif karena semua agama mengajarkan doktrin kepada orang untuk membawa kepada keselamatan. Kita tidak bisa relatif dan kebenaran itu Cuma satu yaitu pribadi Yesus Kristus tetapi dia seperti apa itulah yang menentukan kehidupan kita kelak.
Yohanes 17:3, ini jelas bahwa doa Yesus kepada Bapa supaya semua manusia itu mengenal Allah melalui mengenal Yesus Kristus. Jika kita salah memahami Yesus Kristus yakni kita salah memahami Allah (Yoh 41:25). Di dalam Yoh 17:3; Yoh 17:3; keberana itu adalah bentuk siapa bukan apa. Oleh sebab itu salah memahaimi doktrinnya maka kita binasa. Kalau kita salah memahmi Yesus Kristus maka kita salah memahami Allah. Kenapa karena salah memahami dan mengenal Yesus Kristsu. Nabi-nabi palsu, sekarang menyebar dimana-mana. Kehidupan kekal itu terkait bagaimana kita mengenal Yesus Kristus dan memahaminya sebab Dia yang bisa memberikan keselamatan bagi orang percaya.
Jalan dan kehidupan itu bukan pengetahuan bukan ajaran teori filsafat tetapi pribadinya yaitu Yesus Kristus, yang meyelamatakn itu bukan agama dan ajaran tetapi Yesus Kristus 1 Yoh 14:6; Didalan Kristus adalah kebenaran dan keselamatan. Apa yang diajarkan sama dengan pribadinya yaitu Yesus Kristus dan ajarannya adalah sama dengan jalan dan kebenaran. Doktrin itu adaalah lisan dan tulisan yaitu Kitab Suci. Waktu kiba baca dogma/kitab suci, kita sedang berteologi. Heresy adalah memilih yag terpisah, memisah diri dari orthodoks. Kristen awal muncul dari Yahudi. Yahudi adalah salah satu tradisi israel. Allah Tritunggal yaitu yang menciptakan langit dan bumi. Allah itu tidak tercipta. Allah itu bukan sesautu yang kita ciptkan tetapi Allah kita itu Allah yang satu esa dalam hal esensi (tiga pribadi yang sama dan hakekat). Firman adaalah Allah.
Sumber dari keilaahi/esensi adalah Bapa. Allah itu Allah yang tidak bisa diketahui dan pahami tetapi bisa dia dikenal dalam enerjinya. Yesus Kristus adalah anak Allah. Kekekalan adalah firman dan firman itu adalah kekekalan yang pada mulanya. Keselamatan adalah thoesis yang mau menjadi serupa dengan Yesus Kristus.
Bagaimana menyikap jika ada doktrin yang berbeda, kita kompromi tentu tidak. kita harus menunjukkkan kerendahan hati, kita tidak mengecap kalau iman yang mereka percaya tidak benar. 1 Yoh 2:18 apa sih ajaran2 mereka. dari dalam kekristenan sendiri, 2 Yoh 1:7. 1 jyoh 2:22, 2 Tim 2:3. 1 Yoh 4:2, Matius 16:13.
Guru- guru dan nabi-nabi palus 1 Yoh 4:1, 2 pet 2:1; berarti didalam gereja sendiri; 1 kor 12:10; 1 Tim 5: buka di baible woks 1 Yoh 4:1. Apa saja yang diajarkan nabi-nabi palsu dimulai dari Barbarism ini adalah tidak ada hukum, setelah air bah samapai generasi menara babel artinya orang2 yang membangun menara babel dan apa yang mereka yang lakukan adalah bukan menyenangkan Allah lalu Allah membagi mereka 72. Lalu muncul helemisem seperti; Aglo-Israelisme, Anti- antasiansisme, Anti-Nomiantisme, Aphthartodoectae, Apokatastasis, Apollinarisme dan lain sebagainya.
Aplikasi
Jadi dalam materi ini, kita tahu siapakah Allah yang kita percayai selama ini, dan mana doktrin yang benar? Yaitu doktrin Yesus Kristus sendiri yang telah berinkarnasi menjadi manusia, dan dengan doktrin Dia telah ajarkan digereja dan gereka mengajarkan kepada Kita. Doktrin itu adalah kebenaran dan kebenaran itu adalah Kristus. Kebenaran itu adalah pribadi dalam wujud kristus. Sebab Kristus adalah jalan dan keselamatan tanpa melalui Dia maka kita tidak mengenal siapakah Allah itu.