Dian Purmawati Waruwu
Senin 03 february 2020
Study PB 3 & 5 (Roma-Filipe & Ibrani & Wahyu)
Study PB ada tiga prinsip yaitu
- Historia artinya sejarah, bahasa aslinya, literal meaning ( focus pada teks)
- Teks yunani BYZ atau NA28
- Syntantic form/surface structure dan penjelasan
- Terjemahan literal
- Syntantic point dari terjemahan literal di atas
- Theoria artinya spiritual meaning (Beyond the text)
- Semantic contenc (Christ centered dan Ecclesial; typology/Allegory): membuat semantic points atau deep structure dari setiap syntantic points di atas melalui interaksi dengan kitab2 perjanjian lama dan perjanjian baruyang terpusat kepada pribadi Kristus (Christ centered) dan tradisi gereja dan paradosis seperti tulisan2 church (Ellesial)/ patristic Hermeneitucs
- Ringkasan dalam bentuk outline kosep Teologis yang terdiri atas satu ide utamadab beberapa ide pendukung
- Kesimpulan sebagai doktrin/Didaskalia yang diturunkan ke dalam hati (kardia) untuk memperbaharui Nous (mata hati), jiwa, dan tubuh kita (personal).
- Moral: Dispassion & Good Works )( focus pada askesis sehari-hari)
- Obedience: ketaatan pada jiwa dan tubuh kita sebagai aplikasi dari doktrin di atas untuk mencapai kesucian hati (dispassion/kematian nafsu daging) dan perbuatan-perbuatan baik/kasih (love) dengan cara menyatakan kesalahan (reproof), mmemperbaiki kelakuan (correction), dan mendidik dalam kebenaran (instruction in righteousness)
Empat Prinsip penting membaca Perjanjian Baru menurut Kallistos Ware:
1) Christ centered (Typology)
2) Ecclesial
3) Personal
4) Obedience
Lima hal yang kita temuka ketika kita membaca kitab suci
- Doktrin/ didiaskalia (semantic content)
- Reproof (personal)
- Correction (personal)
- Instruction ini righteousness (personal)
- Good Works (obedience)
Kelima hal itu yang menuntun kita kepada keselamatan melalui iman kepada Kristus. Dengan kata lain ketika kita membaca kitab Suci kita menemukan Kristus dengan kacamata iman.
2 Tim 3: 14-16, waktu Timotius membaca Alkitab maka ia mendapat hikmat dan keselamatan dan menuntun kepada Kristus dengan melalui iman dari situ kita mendapat keselamatan. Iman kepada Kristus maka mencapai keselamatan, keselamatan itu Kristus, akan tetapi alkitanb bukan hanya di baca saja melainkan untuk menemukan Kristus. Di balik teks yang kita baca ternyata ada Kristus artinya menuntun kita dengan iman sehingga setiap orang memperoleh keselamatan/ adanya doktrin, menyatakan keselahan, memperbaiki kelakuan, mendidik orang dalam kebenaran sehingga menghasilkan good works.
Waktu Timotius membaca kitab itu maka ia menemukan doktrin atau ajaran, dan waktu kita diajari dengan doktrin maka berbagai doktrin yang diajari kita yaitu doktrin dosa, doktrin keselahan kebenaran dan lain sebagainya. Kehidupan Timotius memperoleh good works yakni menuntun keselamatan yaitu Kristus tetapi tidak cukup dengan membaca yakni ada pertumbuhan tentang Kristus. Seluruh kitab suci di ilhamkan Allah artinya ini bukan tulisan/inspirasisi Roh kudus lalu roh kudus itu mengajarkan tentang kebenaran. Yoh 14: 16, mengajarkan segala sesuatu yaitu apa yang di ajarkan Yesus/perkataan Yesus juga disebut logos Kristus.
Di ilhamkan Allah; berasal dari Bapa> Kristusà Roh Kudus> logos Kristusà gerejaà Alkitab. Maka spiritual meaning kita adalah Kristus.
2 Petrus 1:20-21,kitab suci tidak boleh di tafsir oleh kehendak sendiri? Kenapa? Sebab yang kita baca adalah oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. Alkitab bukan didikte tetapi dengan pengilhaman yaitu pikiran manusia bersinergy dengan pikiran Roh kudus maka itu semua adalah melalui doa, setiap manusia minta kepada Kristus untuk menemukan ajaran/doktrin Kristus. Sebab doa dengan roh kudus adalah sama jadi setiap manusia hanya melalui doa saja agar dapat hikmat kepada Kristus. Yoh 20:30-31 berarti kita di selamatkan artinya supaya gereja supaya memperoleh hidup. 1 yoh 1 :1-2; apa yang di tulis oleh Yohanes dengan tulisan mereka yaitu dengan firman, firman itu siapa? Yaitu Kristus. 1 Yoh 1:1 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Jadi jika semua manusia diselamatkan maka harus mengerjakan keselamatan dengan doktrin Kristus atau ajaran Kristus yang telah di tulis di alkitab, tetapi dengan menemukan doktrin Kristus kita terlebih dahulu berdoa dan bersinergi dengan Kristus sehingga setiap manusia memperoleh keselamatan yang kekal dari Kristus.
filipi 2:13; Allah sumber energi. Energi apa? Yaitu didalam segala sesuatu seperti yang ada di alam semesta ini.