Dogmatika II, Tugas ke-10

Nama               : Dian Purmawati Waruwu

Tingkat            : II, Semester III

M.K                 : Dogmatika II

Dosen              : Hendi Wijaya

Tugas               : ke- 10.

Virtues adalah Good works= the friuts of asccsis.

Passion itu apa? yaitu

Passion yaitu keinginan daging yang ada dalam tubuh dan jiwa. Passion yang ada dalam jiwa adalah untuk mencari Allah. Soul terbagi tiga yaitu season= tahu Allah, emotin= rindu Allah dan desire= menaati Allah. Body = lapar.

Lihat di Formasi dan latihan Rohani; Halaman 539.

Vertuus adalah berasal dari logismoi dan keigingan daging akan ada yang menjaganya yaitu nous untuk menerangi keglapan yang ada di hati kita, sebab ada Anugerah Allah yang bersinergi di dalam hati kita sehingga season, emotion dan desire telah di terangji oleh Anugerah Allah. Lalu kemudian ada vertues dari tubuh kita yaitu berpuasa, berdoa, hidup sederhana, menyalibkan daging sebab Anugerag/ terangnya sudah terpancar dari tubuh kita. Markus 7:21; dari dalam timbul kegelapan jadi nous kita harus kita terangi dan selalu kita jaga. Jika nous tidak dijaga maka kegelapan akan terpancar atau keluar dari dalam hati, oleh sebab itu marilah kita jaga nous kita dengan virtues.

Batin (Nous)harus konek dengan Allah, melalui Doa, silence, askesis, reading bible dan nepsis. Nous dengan Allah yaitu Grace sinergy. Nous adalah mata dari reason, emotion dan desire didalam ada hati. Heart (kardia) muncul reason, emotion dan desire sehingga menghasilkan virtues. Inilah adalah kebajikan dari jiwa yang ada ada dalam jiwa kita. Dari situ bisa masuk kedalam tubuh dan tubuh itu baru melakukan kebajikan dan melawan nafsu.

Passions itu berasal dari Iblis. Iblis (parasmos/ godaan / cobaan) itu masuk kedalam nous dan kedalam hati sehingga menghasilakn logismoi/ pikiran – pikiran jahat. Logismoi = reason, emotion, desire sehingga menghasilkan hal negetaf / dosa contohnya malas, kebohongan, kemunafikan, kesombongan, berzinah, ketidaksucian, cinta uang dan lain – lain sehingga menghasilakn yang nama dosa. Lihat formasi dan latihan rohani; halaman 540 dan 541.

Ada 8 passion lihat halaman 541……………

Passion adalah keinginan – keinginan daging yang tidak sesuai dengan kehendak Allah.

Iman yang kita miliki harus konek kepada Allah sehingga kedagingan kita akan lenyap sebab Anugerah Allah telah bekerja didalam jiwa dan tubuh kita. Dengan orang yang tidak beriman maka dia belum di selamatkan dari dosa. Oleh sebab itu takutlah akan Allah dengan  penuh dengan rasa hormat. Takut akan Dia adalah karena takut akan penghakiman-Nya bukan berarti Allah itu suka marah – marah melainkan Allah itu penuh kasih.

Berikutnya adalah pertobatan/ repentence yang harus kita kerjakan untuk menyalibkan manusia lama kita atau menyalibkan hawa dengan menuju theosis.

 Untuk menuju Theosis adalah dengan  pengharapan  dan tentang kerohanian dengan kita pecaya dibaptis dan beriman kepada Kristus sehingga kita menuju kesempurnaan. Bertumbuh dalam kerohanian melakukan yang baik, mengubah hidup yang lama dengan hidup baru sehingga Allah menerangi hati kita dan bercaya melaui kita artinya Anugerah Kristus nampak karena melalui kehidupan kita jika jika berkenan hidup dengan-Nya. Sehingga kemuliaan Allah telah dipenuh didalam hidup kita. Marilah kita mengalahkan dosa dengan hidup didalam Kristus (pertobatan) sehingga kasih Kristus selalu mengalir didalam hidup kita Dan selalu bersinergi dengan-Nya

sehngga kita menuju theosis.

Sable yag tersembunyi adalah dengan kebencian, berbohong, seperti jiwa. Jiwa itu tidak kelihatan akan tetapi jiwa itu nampak dengan tubuh kita. Sama dengan Allah , Allah itu tidak kelihatan akan tetapi bisa rasakan melalui grace, ciptaan Anak-Nya.

What are passions? Bacalah BUKU/ pdf  Living the Orthodox Christian Life An Introduction to Orthodoxy, Halaman 134-137.

Jagalah indra tubuh dan jiwa sehingga godaan – godaan tidak masuk kedalam hati kita. Sehingga grace selalu bersinergy kedalam hati kita, jagalah nous dan hati sehingga kegelapan tidak mudah menyerang tubuh dan jiwa. Jika nous itu tidak dijaga maka Iblis= parasmos/ godaan/ cobaan lewat dengan indra tubuh dan jiwa. Lihatlah orthodox Spirituality, pdf halaman 31.

Ketika manusia begitu banyak masalah dia tidak bisa tahan sendiri melainkan juga Allah yang menolongnya melalui pengharapan. Melalui iman dan kepercayaan kita yang akan mendatang. Hope yang perlu kita kembangkan untuk mengerjakan kebajikan. Pengaharapan adalah mata didalam hati atau visi didalam hati untuk melihat pengharapan yang akan datang. Jika dia tidak menderita maka dia tidak melihat hope is faith an advanced stage. A pawer, which gives trasnparency to me, which penetrates through time. Patience with hope leads to meekness and humility.

Kelemahlembutan adalah satu pikiran yang teguh dan tidak dipengaruhi lagi oleh

Kedagingan. Itulah virtue yang perlu kita latih setiap hari,  seperti batukara yang tidak pernah tergeser jika ada gelombang. Di dalam hati (kardia) adanaya reason, emosion dan desire yang mengasilkan virtues yang melalui iman, pengharapan, dan kasih. Kasih itu akan blossoms dan tidak melakukan dosa dan mengasihi orang lain dengan belaskasihan memberi sedekah, membagi itulah kasih.

Allah adalah kasih dengan kasih dengan manusia, manusia dengan kasih > passions>  manusia.

Leave a comment