NAMA : DIAN PURMAWATI WARUWU
TINGAKAT : II (DUA)
SEMESTER : III (TIGA)
M.K : DOGMATIKA II
DOSEN : HENDI WIJAYA
TUGAS : KE-1
1 KORINTUS 3:11
Fondasi yaitu Yesus Kristus .–> who?
Firman Allah yang jadi manusia. Jadi satu Pribadi dan memiliki dua kodrat ilahi ( Allah yaitu firman dan manusia). Satu pribadi yaitu firman Allah = Tritunggal à inkarnasi yaitu manusia.
Bapa yaitu mempereanakkan Allah ( Anak ) dan Roh kudus, Yoh 1 :18; kalau Dia yang memperanakkan siapa Dia? Yaitu firman Allah. Satu pribadi à dua kodratà dengan menjelma menjadi manusia demi memberikan keselamatan bagi mausia dan dengan menebus à dengan cara apa? Yaitu daging dan darah di paku diatas kayu salib, dikubur , bangkikt itulah karya Roh kudus.
Dalam karya penebusan ada unsur kayu dan semua unsur alam yang dan semua unsur alam yag ada dalam daging atau tubuh manusia Kejadian 2: 6-7. Kenapa Firman Allah yang berinkarnasi? Karena Dia pola menciptakan manusia, maka Dia yang berinkarnasi menjadi manusia karena ada pola. Di lain sisi Allah itu Roh Yohanes 4:4, tidak mempunyai daging dan tubuh. Di lain sisi juga Dia itu gambar dan rupa Allah, Kejadian 2:6-7à manusia dibentuk dari debu tanah. selain dihembuskan oleh Roh Kudus.
Berdosa karena tidak taatà mati karena akibat dosa. Kejadian 3: 14,17, daging àtubuhà dan tanah (memiliki inkarnasi). Buah à pohon à alam àkayu salib. Air à Yesus Kristus dibaptis (kita dibaptis)àRohà kemataian, penguburan dan kebangkitan. Kertas à kitab suci à Firman / perkataan.
Firman menjadi manusiaà daging dan Roh. Daging disalib matidan dikubur tetapi bangkit sedangkan kita air à dibaptisàlahir baru à daging dan Roh (daging ini jadi apa yaitu bait Allah). Kristus telah memberikan segalanya untuk kita manusia agar kita manusia diselamatkan. Dia adalah firman Allah mengambil dading dari Maria menjadi manusia taat sampai mati bahakan mati diatas kayu salib, dikubur dan bangkit dari kematian untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Dosa adalah Iblis dan maut. Dan sekarang melalui curahan Roh kudus dalam misteri atau sakramen dibaptis melalui air..
Keselamatan itu itu diberikan kepada kita yang beriman kepada kematian, pengiburan, dan kebangkitan Yesus Kristus. Melalui saranan air kasih Allah yaitu karya penebusan Kristus itu dicurahkan oleh Roh kudus, Efesus 2:1. Kemudian setiap orang telah dibaptis dalam Kristus telah lahir baru dan menjadi manusia baru atau Anak – anak Allah dan menjadi serupa atau segamabr dengan Kristus. Dan proses menuju serupa dengan Kristus dikerjakan bersama atau bersinergi dengan Kristus di dalam Roh kudus, Gal 4:19. Sebab itu ketika kita telah menjadi Anak – anak Allah atau memjadi manusia baru kita harus terus diselamatkan menuju kesempurnaan melalui sarana Roti dan anggur.
Sarana roti dan anggur dalam sakramen perjamuan kudus atau Ekaristi untuk mendewasakan manusia baru menyatu dengan pribadi Yesus sendiri. Kristus secara total telah memberikan daging dan nyawa-Nya kembali dalam kebangkitan dengan daging kemuliaan dan sampai sekarangterus memberikan daging dan darah yaitu pribadi yang adalah Allah ( Dia adalah firman Allah yang keluar atau diperanakan dari Allah) dan manusia (Dia mengambil kedagingan dan kemanusiaan-Nya diambil dari daging Maria), itulah kepala kita melalui sakraeman perjamuan kudus. Yoh 15: 26à Ia akan bersaksi tentang (daging, perjamuan), yoh 14: 26; 16:13, 1 Kor 2:3 (tidak ada seorangpun……………) dan Kristus mengutus Roh kudus. Roh kudus diutus untuk menolong kita dan untuk menyatu dengan Yesus Kristus.
Aplikasi adalah kita harus menyatu dengan Yesus Kristus melalui Roh kudus yang telah Dia curahkan kepada kita semuannya. Dengan dengan kita menyatu dengan Kristus kita harus mengalami kematian, penguburan dan kebangkitan Yesus Kristus sehingga kita serupa dan segambar dengan-Nya. Sebagai orang yang telah percaya kepada-Nya kita harus dibaptis melalu air dan sehingga kita percaya kepada-Nya melalui Iman kita dan juga memalalui sakramen perjamuan kudus. Dan segala hanya nafsu kita harus disalibkan karena Yesus Kristus telah menebus kita dari dosa sehingga Dia rela mati diatas kayu salib. Jadi marilah kita terus menerus menyatu dan bersinergj dengan Kristus.