NAMA : DIAN PURMAWATI WARUWU
TINGKAT : I (SATU)
SEMESTER : II (DUA)
M.K : SINOPTIK
DOSEN : HENDY WIJAYA
TUGAS : KE-13
Yohanes 10:7-10
Terjemahan:
- Kemudian Yesus berkata kepada mereka lagi “benar-benar, aku berkata kepada kamu Akulah pintu dari domba-domba itu (ayat 7).
- Semua yang datang sebelum aku adalah pencuri-pencuri dan perampok-perampok, tetapi domba-domba itu tidak mendengarkan mereka (ayat 8)
- Jika seseorang masuk melalui aku maka ia akan diselamatkan dan dia akan masuk, keluar dan menemukan padang rumput (ayat 9)
- Pencuri tidak datang kecuali mereka datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Aku datang supaya mereka memiliki hidup, dan mereka memilikinya dengan berkelimpahan.
Point-point Sintaksis/ data:
- Gembala dan domba
- Domba bisa masuk karena ada pintu jika tidak ada pintu maka domba tidak tahu dimana tempat mereka
- Domba harus memiliki gembala
- Yesus berkata kepada mereka: benar-benar akulah pintu bagi domba-dombaku
- Semua yang datang sebelum aku adalah pencuri-pencuri dan perampok-perampok
- Dombaku tidak mendengarkan mereka
- Aku adalah pintu
- Jika seseorang masuk melalui aku maka ia akan menemukan padang rumput
- Pencuri tidak datang kecuali mereka datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan.
- Aku datang supaya mereka memiliki hidup dan mereka memilikinya dengan berkelimpahan.
Point-point Semantis:
- Pencuri dan perampok tidak lewat pintu atau tidak lewat Yesus tetapi mereka lewat dengan memanjat tembok.
- Yesus adalah pintu bagi domba-domba itu. Pintu artinya pintu kandang domba. Dengan adanya pintu maka, jika mau masuk ke kandang domba ada orang yang menjaga pintu tersebut dan penjaganya yaitu gembala yang membuka pintu sehingga domba-domba mengenalnya. Tetapi jika ia tidak lewat pintu maka ia adalah orang asing dan domba tidak mengenalnya. Gembala domba masuk melalui Yesus.
- Ketika pencuri dan perampok datang lewat tembok maka domba-domba tidak mendengarkannya.
- Domba-domba hanya mendengarkan gembalanya.
- Siapa saja yang masuk dan keluar melalui Yesus ia akan menemukan padang rumput yaitu hidup yang berkelimpahan.
- Jika domba-domba jatuh ke tangan pencuri mereka akan binasa jika tidak melalui pintu.
- Masuk melalui pintu itu adalah gembala yang menuntun domba-dombanya ke padang rumput
- Sedangkan masuk lewat tembok yaitu pencuri, domba-domba itu akan binasa.
Historia
- Yesus adalah pintu artinya jalan/ akses masuk, keluar untuk hidup berkelimpahan. Dia jalan satu-satunya dan yang benar.
- Selain dari Yesus yang ada adalah kebinasaan bukan keselamatan, sehingga tidak ada jalan lain harus lewat pintu itu adalah Yesus.
- Untuk mencapai hidup yang berkelimpahan, juga lewat pintu tetapi juga ada gembala yang menuntun.
Konsep Teologis
Yesus adalah pintu dari para domba
- Yesus adalah ibarat dengan gembala bagi domba –domba
- Yesus adalah pintu bagi domba – domba
- Domba butuh yang namaya gembala dan pintu
- Yesus jalan satu-satunya dan benar untuk hidup berkelimpahan (Yoh. 14:6)
- Selain dari Yesus akan binasa
- Kehidupan yang berkelimpahan adalah padang rumput
- Untuk selamat harus butuh pintu dan gembala
- Yohanes 14:6. Jalan satu-satunya, benar dan hidup, Yesus jalan keselamatan. Berada bersama Bapa itu adalah hidup berkelimpahan. Cara kita untuk bisa hidup yaitu harus melewati pintu/ Yesus. Berada bersama Bapa maka kita harus bisa sampai kepada Bapa yaitu karena Bapa adalah tujuan dari kehidupan manusia. Yohanes 14:15-17 Yesus adalah penolong bagi dombanya supaya dombanya tidak sesat. Bapa mengutus anak-Nya menjadi gembala pertama lalu Bapa mengutus Roh Kudus sebagai penolong yang kedua. Kita bisa tetap hidup bersama dengan Kristus, itu karena peranan dari Roh Kudus
Yesus adalah gembala dan domba karena Yesus jalan satu – satunya keselamatan. Yesus adalah pintu artinya jalan/ akses masuk, keluar untuk hidup berkelimpahan. Dia jalan satu-satunya dan yang benar.
Selain dari Yesus yang ada adalah kebinasaan bukan keselamatan, sehingga tidakada jalan lain harus lewat pintu itu adalah Yesus. Untuk mencapai hidup yang berkelimpahan, juga lewat pintu tetapi juga ada gembala yang menuntun.