sinoptik, tugas ke-4

NAMA            : DIAN PURMAWATI WARUWU

TINGKAT      : I (SEMESTER II )

M . K               : SINOPTIK

TUGAS           : KE-4

                                                                                    04 MARET 2019

Bauh roh itu ada proses yaitu ranting roh, pohon roh dan akar roh.

Akar itu adalah dasar dari benih dan benih itu berasal dari Allah lalu harus ada anugrah Allah turun ke bawah dengan tangga keselamatan dan hrus direspons dengan iman. Iman itu adalah freewill dan initiative sehingga menghasilkan benih ilahi.

Benih ilahi itu adalah sinergi Allah -à 1 Yoh. 3:9. Divine initiative–àlahir dari roh + air sehingga melahirkan benih ilahi. Sehingga kita disebut lahir dari Allah atau anak –anak Allah. Dan lahir dari Allah melalui akar yoh 12:24 artinya yesus itu mati seperti biji dan begitu kita mati secara  biji tetapi harus direspon dengan iman. Yesus mati secara penyaliban, begitu pula kita, kita mati secara penyaliban (keinginan daging) atau mematikan dosa – dosa kita. Maka kita harus bertobat supaya hawa nafsu kita mati.

PERTOBATAN itu apa? Yaitu proses mematikan keinginan daging sehingga benih itu berubah menjadi akar 1 yoh 3:9. Kalau tidak ada penyaliban maka pertobatan tidak ada ( jika tidak ada pertobatan maka tidak ada akar, ranting, pohon dan buah) maka kita mengalami penghakiman yoh 12:24.

Berakar itu didalam tanah kolose 2:6-7, kita harus berakar didalam kristus. Kristus ibarat dengan tanah (makanan dari Allah), kita harus bertumbuh dalam akar, ranting, pohon, buah tetapi didalam roh/kristus. Kalau kita diluar roh kudus maka kita berada didalam penguasaan dosa. kita harus bertumbuh dalam iman. Maksud bertumbuh dalam iman yaitu dalam akar, ranting, pohon dan sehingga menghasilkan buah 1 petrus 5-7. Begitu kehidupan kita ibarat dengan pohon tadi yang menghasilkan buah yang memuaskan jika kita mempunyai iman + perbuatan sehingga menghasikan kasih.

MATIUS 25

Masa persiapan paskah

  1. Minggu orang farisi dn pemungut sukai
  2. Minggu anak yang hilang
  3. Minggu penghakiman Allah.
  4. Minggu pengampunan dosa
  1. Minggu orang farisi dn pemungut sukai : rendah hati dan pertobatan itulah yang dilihat Allah lukas 18:10-14, dan kita melihat dosa kita seperti orang farisi dan pemungut sukai
  2. Minggu anak yang hilang : lukas 15:11-32 perumpamaan dan cerita anak yang hilang. Disitu ada bapa, anak bunggsu dan anak sulung. Dalam perumpamaan apa maknanya? Yaitu kasih seorng Bapa tak terbatas walaupun sudah berdosa. Kita semua berdosa makanya butuh pertobatan dan kita butuh ksih Allah seperti anak bunggsu yang hilang. Tetapi dia kembali dengan bapa dan bapanya selalu mengsihi dia dan Anak sulung itu marah. kita lihat diayat 31,32 Kasih bapa itu tidak melihat dosa anak bunggsu, dan kasih bapa melihat jiwa yang hidup kembali karena anak bunggsu sudah dianggap mati. Makanya bapanya sangat senang meliht anakny kembli dirumah. Begitu hidup kita walaupun kita sudah berdosa jika kita bertobat Bapa disurga selalu mengasihi kita. walaupun kita kita hilang ibarat anak hilang tadi tetapi kita harus kembali kepada Allah, sebab ada Allah bapayang selalu mengasihi kita sehingga kita bertumbuh dalam rohani. Dengan kasih bapa ada pertobatan, kuncinya adalah kita harus kembli dengan Bapa sebab kasih Allah itu besr dari dos kita.
  3. Minggu penghakiman Allah: Matius 25 :31-46, maksud cerita ini adalah tentang penghkiman bagi manusia.
  4. Pemisahan domba dan kambing lalu ayat 34 dikatakan > jadi yang dapat kerajaan Allah itu adalah banggsa domba dan ayat 32,41> yang sebelah kiri yaitu kambing enyalah dari hadapan-Ku dan sebelah kiri kebinasaan. Apa alasan di pisah – pisahkan apa dasarnya adalah menurut data penilaian
  5. Dasarnya dengan keataatan
  6. Ayat 35-40> mengapa mereka mendapat kejaan Allah karena ada ketaatan
  7. Karena dasarnya adalah kasih, Dia memberikan makanan, miniman dan pakaian
  8. Bangsa domba berbauh
  9. Pertobatan

Kita lihat ayat 35, dikatakan raja yang menglami penderitaan tapi apa yang terjadi di ayat 37 Jawab raja pada saat engkau melakukan kepada orang yang hina itulah yang engkau lakukan kepada kepada-Ku. Bangsa kambing tidak melalukan kasih kepada orang yang hina, tetapi bangsa domba melakukan kasih kepada orang yang hina. Maka bangsa bomba ibarat mereka melakukan kasih kepada tuannya sehingga mereka menghasilkan buah.

Kasih adalah tanpa syarat. Dasar penghakiman yaitu kasih dn perbuatan sehingg menghasilkan buah roh dan sehingga menghsilkn buah roh tau bukti dari iman yang hidupà dasar penghakiman. Maka Allah melihat kita seperti kambing dan domba. Kalau kita melihat dalam kasih ilahi yaitu kasih tanpa memandang muka yok 2:12-13, tidak ada perbedaan dalam kasih dan menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris kerajaan sorga. Dan mengapa bangsa kambing masuk dalam apa nereka? Karena mereka tidak mengasihi  dan memandang muka

Aplikasinya adalah kita harus mengasihi sesama kita atau orang yang hina sehingga kita mendapat kerajaan sorga dan juga kita memiliki pertobatan, kasih, benih ilahi, kerendah hati, ketaatan melalakuakn kehendak Allah sehingga menghasilkan buah roh.

Leave a comment